Puisi menyambut tahun baru paling romantis

Friday, December 30th 2016. | Puisi
Puisi tema tahun baru

Puisi tema tahun baru

Puisi 4bait tentang tahun baru – Tahun baru merupakan moment paling penting yang di nantikan oleh semua orang di belahan dunia. Karena tahun baru adalah permulaan atau awal dari tahun yang akan datang. Semua orang ingin memulai tahun baru dengan segala sesuatu yang baik karena segala sesuatu yang di mulai dengan yang baik maka akan berakhir dengan yang baik juga.

Keindahan keromantisan dalam menjalani hidup dengan pacar, sahabat maupun keluarga kini tealah menjadi gamabaran di hati kita semua. Mungkin tak semua orang tahu, apa saja kenangan yang dimiliki seseorang. tapi jelasnya kita bahwa masih diberikan kehidupan oleh maha pencipta semesta alam untuk melihat pesona alam disekitar kita penuh dengan popohonan yang rindang pegunungan masih terjaga dan lautan dengan sejuta keindahan.

Kumpulan puisi menyambut tahun baru 2017

Puisi 1

Walau senja belum berlabuh
Walau malam belum berakhir
Dentum Meriam bak halilintar
Langit seakan pecah menyinari bumi

Saat itu kita merenung
Saat itu datangnya gembira
Seakan meriam teriakan malam
Cahaya kembang api pecahkan malam

Ingin kutinggalkan Luka lama
Untuk menyambut senyum yang baru
Tiupan terompet sebelum fajar
Saat kurangkai sebuah syair
Selamat tahun baru terlepas
Untukmu yang selalu kucintai
Untukmu yang selalu kusayangi

Puisi 2

Renung jiwa saat malam berganti siang
Awan biru seakan tak mau berpisah
Angin pun bertiup ungkapkan sebuah hasrat
Burungpun ingin berenang bersama ombak
Pasir tak mau terpisahkan oleh pantai
Semua ingin menatap hari esok
Suara riuh gundah sepanjang malam
Menyambut suasana haru yang terdalam
Akankah hadirku membawamu terbang
Lambaian tanganku menemani langkahmu
Peluk eratku mendekap kehadiranmu
Tahun yang lalu adalah guruku
Tahun yang akan datang adalah asaku
Met thn baru 2017….

Puisi 3

Kutinggalkan jejak, ditahun yang baru berlalu.
Mencoba melangkah, menembus waktuku..
Semasih kumampu..

Telusuri jalan nan panjang,
yang pasti kan ada akhirnya..

Ada yang senantiasa, menggebu..
merentak.. bergolak didada..
Mencoba dengan segenap daya yang bisa,
tuk wujudkan sebuah cita-cita..

Tak boleh ada kata putus asa.
Tak mungkin buat kita surut semula.
Nan lalu tak kan pernah kembali.
nan akan di depan tak lama menanti..

Raihlah asamu..
Gapailah citamu..
Segenap mampumu..
Selamat tahun baru 2017..

Puisi 4

Di sendi pergantian shift masa
Yang pergi dan yg datang menyapa
Terlintas sepintas tanpa kesan
Tanpa gairah tanpa senyuman salam manis

Kemarin ku tersungkur
Saat itu ku mendengkur
Kini hanya bisa ku ber-tafakkur
Menahan rintih enggan bersyukur

Padahal…
Seyogyanya ku harus sadar
Khianat pun mengajar kehati-hatian
Bahwa warna hidup tetap membawa sebuah tuntunan

Hari ini….
Segala siap mesti diraih
Segala bijak mesti direngkuh
Segala sabar……
Ku kan mencari….
dan terus mencari
Nikmat atas segalanya
dalam perih dan dalam gelak tawa

Merajut asa
Melatih tegar
Menangkis kerlingan binal sang masa
Dan biduk tetap harus bisa meniti rentangannya

Slmt tahun baru 2017 . . .

Puisi 5

Ku bungkus setitik harapan di tahun yang baru
Kujadikan ia pucuk pucuk doa di ujung waktu
Semoga terbang ke samudera langit tinggi
Ku harap semoga ia kan menjadi ribuan pelangi indah setelah badai berlalu.

Semua doa dan harapanku
Ku serahkan pada tuhan pemilik semesta
Seperti sajak sajakku yang tersimpan di akar hati
Semua doa doaku hanya untuk setitik cahaya.

Tuhan
Angkatlah doaku bersama pelangi indah di balik hitam
Jadikan ia pelipur lara di perujung nafas
Semoga air mata tiada pernah mengkhianat hati
Semoga doa kita selalu bersamanya.

Kuharapkan semua baik baik saja
Hanya kebahagiaan yang membelai
Bukan kesedihan yang mencabik
Hanya itu harapku di tengah saujana.

Puisi 6

Malam terasa memekat mata hingga buta meraba
Sang cahaya sudah raib di telan hitam
Mata hanya bisa menyentuh hitam
Kesunyian seakan setia pada hitam yang membayang.

Berbeda malam ini
Semuanya seakan berbeda dengan hitam hitam sebelumnya
Kesunyian dan kesepian seakan habis di telan senja
Semuanya berbeda malam ini.

Ada ribuan cahaya kembang api di atas kubah langit
Ya hamparan langit seakan kanvas tempat kembang api bersumpah
Sorak tawa menggema menggelitik telinga
Sunyi seakan lari sembunyi di bawah kaki.

Banyak manusia yang berlalu lalang di jalan
Banyak kebahagiaan yang mencumbu hati mereka
Tiada yang sedih dan menangis
Semuanya bahagia menyambut sang tahun 2016.

Tepat di persimpangan waktu
Semuanya berteriak memekik senang
Menggoyang bersama hati yang berbunga bunga
Semuanya terasa menyenangkan.

Pukul 00.00 ribuan cahaya kerlip melukis langit
Suara terompet memanggil manggil
Suara lonceng menggema di ranting ranting pohon
Selamat tahun baru 2016 kawan.

Puisi 7

Untukmu wahai kekasihku yang tercinta
Ku ucapkan selamat tahun baru untukmu
Semoga kau selalu sehat dan panjang umur
Agar kita bisa selalu bersama.

Untukmu wahai kekasihku yang tersayang
Ku ucapkan selamat tahun baru untukmu
Semoga sabarmu selalu setangguh karang di lautan
Sehingga kau bisa tabah menjalani hidup yang penuh ujian.

Untukmu wahai kekasihmu yang selalu nomor satu
Ku ucapkan selamat tahun baru untukmu
Semoga tabahmu selalu menghikat hatimu
Sehingga kau tidak pernah rapuh.

Untukmu wahai kekasihmu yang merajai hatiku
Ku ucapkan selamat tahun baru untukmu
Semoga doa doamu selalu tuhan kabulkan
Sehingga semua mimpimu bisa terwujud.

Untukmu wahai kekasihku yang selalu ada untuk ku
Ku ucapkan selamat tahun baru untukmu
Kau kan selalu menjadi tempatku berlindung
Ketika semua membenciku kau berdiri di depanku.

Selamat tahun baru kekasih tercinta
Tiada kata yang bisa menggambarkan cintaku padamu
Karena yang ku tahu cintaku untukmu sangat besar
Hingga kadang aku takut kehilanganmu.

I love you cinta
Mencintaimu sekarang
Mencintaimu besok
Mencintaimu selamanya meski takdir tak menyatukan kita
Happy new year ya sayangku.

Puisi 8

Di malam ini cahaya hilang
Menggelegar membuta mata
Bayangan hitam tepat di ufuk mata
Gelap menghitam tubuh.

Aku di sini hancur
Air mata jatuh ke tempat kaki berpijak
Ratusan kuseka ribuan jatuh
Aku terisak memilu bulan di atas awan.

Hanya kesedihan kurasa mencabik
Saat semua orang bersenang
Aku hanya bisa mengenang pada sang malam
Luruhkanlah hingga duka ini kosong.

Tuhan tolong aku di bawah sini
Aku merintih berteriak di subuh malam
Aku sendiri di sini megais airmata
Adakah yang mau menolong aku?
Selamat tahun baru sahabat.

Artikel di cari :