Kata kata bijak bahasa jawa humor dan artinya

Friday, August 26th 2016. | Kata mutiara
DP bbm kata-kata jawa

DP bbm kata-kata jawa

Kata mutiara cinta bahasa jawa – Bahasa Jawa merupakan bahasa yang anggun dan penuh dengan kekayaan kosa kata. Dengan kata mutiara bahasa Jawa ini diharapkan anda juga bisa belajar bahasa Jawa, karena bahasa tersebut sangatlah unik, pastinya berbeda dengan bahasa bahasa yang lain.

Sebagai anda yang berasal dari suku jawa tentunya kita tidak boleh malu untuk berbicara dengan bahasa jawa dalam kehidupan sehari-hari, baik yang ada dijakarta maupun yang dikota-kota besar, karena orang jawa tersebar luas diberbagai penjuru sampai diluar negeri pun harus bangga dengan bahasa jawa. Banyak sekali referensi kata mutiara berbahasa Jawa, terlebih lagi sastra sastra yang diciptakan oleh kanjeng sunan kalijaga. Namun, sangat sedikit yang ingin mempelajarinya, padahal bahasa Jawa merupakan bahasa yang sangat lugas dan santun. Seperti berikut :

Kumpulan kata bijak bahasa jawa terbaru

“Memayu Hayuning Bawono”
Mengusahakan Keselamatan, kebahagiaan, dan Kesejahteraan Hidup di dunia. Ini kita interpretasikan sebagai peningkatan dan menyebarluaskan, kesejahteraan, pengembangan kerohanian dan kesucian dalam keluarga, masyarakat, budaya dan jaringan planet hidup.

“Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati”
Artinya : Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.

“Manungsa mung ngunduh wohing pakarti”
Artinya : Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri. Siapa yang berbuat pasti akan menerima hasil perbuatanya.

“Urip kang utama, mateni kang sempurna”
Artinya : Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya.

“kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo”
Artinya : Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.

“Tansah ajeg mesu budi lan raga nganggo cara ngurangi mangan lan turu”
Artinya : Kurangi makan dan tidur yang berlebihan agar kesehatan kita senantiasa terjaga.

“Adigang, adigung, adiguno”
Artinya : Jaga kelakuan, jangan somobong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latarbelakangmu.

“Aja mbedakake marang sapadha-padha”
Artinya : Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesame manusia.

“Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan”
Artinya : Tuhan itu dekat meski kita tubuh kita tidak dapat menyentuhnya dan akal kita dapat menjangkaunya.

“Urip Iku Urup”
Artinya : Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat.

“Sura Dira Jayadiningrat, Lebur Dening Pangastuti”
Artinya : segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.

“Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha”
Artinya : Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan), * Manusia Dapat Dihancurkan Manusia Dapat Dimatikan Tetapi Manusia Tidak Dapat Dikalahkan, Selama Manusia Itu Masih Setia Pada Hatinya Sendiri Atau Ber-SH,

“Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka”
Artinya : Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jjangan suka berbuat curang agar tidak celaka.

“Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan”
Artinya : Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu.

“Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman”
Artinya : Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja.

“Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman”
Artinya : Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi.

“Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo”
Artinya : Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat.

“Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman”
Artinya : Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi.

“Sepiro gedhene sengsoro yen tinompo amung dhadi cubo”
Artinya : seberapa besar masalh jika diterima dengan lapang/ikhlas hanya menjadi cobaan/ringan.

“Olo Tanpo Rupo Yen Tumandhang Amung Sedelok”
Artinya : setiap kesusahan, keburukan, dan masalah-masalah apabila dijalani dengan senang hati maka akan hanya terasa sebentar saja.

“Tega Larane, Ora Tego Patine”
Artinya : berani untuk menyakiti seseorang namun hanya kalau dengan niat untuk memperbaiki bukan merusak.

“Sak Apik-apike Wong Yen Aweh Pitulung Kanthi Cara Dedhemitan”
Artinya : sebaik-baik manusia adalah orang yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi.

“Ojo Seneng Gawe Susahe Liyan, Opo Alane Gawe Seneng Liyan”
Artinya : jangan suka membuat orang lain bersusah dan tiada buruknya membuat bahagia orang lain.

“Ojo Waton Ngomong Ning Yen Ngomong Sing Gawe Waton”
Artinya : jangan hanya sekedar bicara, namun apabila bicara harus bisa dibuktikan.

“Ojo Rumongso Biso Ning Sing Biso’o Rumungo”
Artinya : janganlah merasa paling bisa namun sadar diri atas apa yang dapat dilakukan orang-orang disekitar kita.

“Jumbuh karo unine bebasan, sabar iku kuncining swarga, ateges marganing kamulyan.”
Artinya : Sama seperti bunyi sebuah peribahasa, berlaku sabar itu adalah “jalan utama” untuk mendapatkan “surga”. Yang dimaksud disini adalah ketentraman dan kedamaian dalam menjalani kehidupan.

“Sabar iku ingaran mustikaning laku.”
Artinya : Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yg sangat indah dalam sebuah kehidupan.

“Tansah ajeg mesu budi lan raga nganggo cara ngurangi mangan lan turu”.
Artinya : Kurangi makan dan tidur yang berlebihan agar kesehatan kita senantiasa terjaga.

“Memayu hayuning pribadi, memayu hayuning kulawarga, memayu hayuning sesama, memayu hayuning bawana.”
Artinya : Berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesama manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia.

“Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati.”
Artinya : Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.

“Sabar iku lire momot kuwat nandhang sakehing coba lan pandhadharaning ngaurip.”
Artinya : Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup, yg tentunya nanti bisa untuk mendewasakan diri kita masing-masing.

“Byung-byung tawon kembu.”
Artinya : Orang yang suka berkumpul-kumpul tanpa ada keperluan.

“Brojol saselaning garu.”
Artinya : Selamat dari keadaan buruk berkat kecerdikan.

“Suwalike malah kebak pengarep-arep lan kuwawa nampani apa bae kang gumelar ing salumahe jagad iki.”
Artinya : Sebaliknya kita harus menjalani dengan penuh harapan dan seolah-olah mampu untuk mendapatakan apa saja yang ada di dunia ini. Tentunya dengan disertai rasa mawas diri dan kepasrahan.

“Nanging ora ateges gampang pepes kentekan pengarep-arep.”
Artinya : Akan tetapi bukan berarti lalu kita gampang kehilangan pengharapan.

Artikel di cari :