link101 link102 link103 link104 link105 link106 link107 link108 link109 link110 link111 link112 link113 link114 link115 link116 link117 link118 link119 link120 link121 link122 link123 link124 link125 link126 link127 link128 link129 link130 link131 link132 link133 link134 link135 link136 link137 link138 link139 link140 link141 link142 link143 link144 link145 link146 link147 link148 link149 link150 link151 link152 link153 link154 link155 link156 link157 link158 link159 link160 link161 link162 link163 link164 link165 link166 link167 link168 link169 link170 link171 link172 link173 link174 link175 link176 link177 link178 link179 link180 link181 link182 link183 link184 link185 link186 link187 link188 link189 link190 link191 link192 link193 link194 link195 link196 link197 link198 link199 link200 link201

Puisi cinta dian sastro untuk rangga dalam film AADC

Puisi rangga aadc

Puisi rangga aadc

Isi puisi tentang seseorang dian sastro – Happening film ada apa dengan cinta memang sangat menyentuh hati, terlebih dalam cerita percintaan kisah cinta dan rangga. Cinta sendiri di perankan oleh dian sastro dan rangga di perankan oleh nicholas saputra, ada apa dengan cinta awal pertama tayang pada tahun 2002 karena antusias penonton yang sangat rame di tahun 2016 ini ada apa dengan cinta 2 kembali di rilis. Di kisahkan dalam film ada apa dengan cinta 2 kedua insan tersebut bertemu kembali setelah sekian tahun tak bertemu dan mengungkapkan rasa cinta yang sekian lama telah di simpan keduanya namun tidak berani untuk mengungkapkannya.

Salah satu yang fenomenal adalah puisinya, dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan salah satu puisi tersebeut.

“Tentang Seseorang”

Ku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
Ku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi-sepi dan sendiri
Aku benci

Aku ingin bingar,
Aku mau di pasar
Bosan Aku dengan penat,
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika Ku sendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai,
biar mengaduh sampai gaduh,
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih,
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan lalu belok ke pantai?

Puisi cinta dian sastro untuk rangga dalam film AADC