Kutipan kata mutiara cak nun tentang nasehat kehidupan

Gambar kata kata cak nun

Gambar kata kata cak nun

Kata kata motivasi cak nun – Siapa sih yang tidak mengenal tokoh intelektual satu ini? Ya, emha ainun najib atau yang sering di kenal dengan sebutan cak nun. Pria yang lahir pada tanggal 27 Mei tahun 1953 lalu di Jombang, Jawa Timur yang kemudian di ber nama Muhammad Ainun Nadjib. Sosoknya begitu sangat menginspirasi banyak orang dengan dakwah yang beliau berikan. Karya beliau berupa puisi ataupun essay yang mengandung opini, kritik, dakwah dan nasihat sosial yang begitu tinggi.

Maka dari itu kata kata mutiara cak nun memang agak terdengar sedikit “nyeleneh” bila anda masih baru saja mengenali karakter tulisan dan gaya bahasa beliau. Banyak sekali pelajaran dan semangat moril yang bisa kita ambil dari dakwah cak nun tersebut untuk jadikan pedoman kehidupan. Tanpa panjang lebar, dalam kesempatan kali ini admin akan memberikan beberapa kata nasehat dari cak nun yang mungkin bisa anda share baik di twitter, status BBM, ataupun status facebook anda. Seperti berikut ini :

Kumpulan kata bijak cak nun terbaik 2018

“Ada orang yang mengkritik tapi tidak memberi jalan keluar. Ada orang yang memberi jalan keluar tanpa mengkritik.”

“Agama diajarkan kepada manusia agar ia memiliki pengetahuan dan kesanggupan untuk menata hidup, menata diri dan alam, menata sejarah, kebudayaan, politik.”

“Agama kurang diperkenalkan sebagai berita gembira dan janji cinta, melainkan sebagai tukang cambuk, pendera dan satpam yang otoriter.”

“Aku menyebut diriku muslim saja aku tidak berani, karena itu merupakan hak prerogatifnya Allah untuk menilai aku ini muslim atau bukan.”

“Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian manusia sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?”

“Apapun yang kita lakukan dalam kehidupan ini adalah perlombaan dalam kebaikan. Bukan perlombaan keunggulan satu sama lain.”

“Bahwa kemenangan yg benar-benar kemenangan tidaklah terjadi pada seseorang atas orang lain, melainkan atas dirinya sendiri.”

“Biasanya yang paling serakah dan paling memahami teori, metode, dan praktek keserakahan adalah orang-orang pandai!”

“Cinta bukanlah bertahan seberapa lama. Tetapi seberapa jelas dan ke arah mana.”

“Dakwah yang utama bukan berupa kata-kata. Melainkan dari perilaku. Orang yang berbuat baik sudah berdakwah.”

“Dunia ini masih dipimpin oleh orang yang lebih memilih kenyang meskipun dijadikan budak, dari pada lapar tapi bertahan harga dirinya.”

“Jangan mati-matian mengejar sesuatu yang tak bisa dibawa mati.”

“Kalau kau cukup makan sepiring nasi, kenapa harus sepiring setengah. Kalau kesehatanmu cukup dipenuhi dengan sebiji tempe, kenapa ambil dua?”

“Kebanyakan manusia berjuang mengada-adakan dirinya. Menonjol-nonjolkan dirinya, bahkan untuk itu mereka meniadakan mahluk selainnya. Sampai tega meniadakan Tuhannya, itulah kematian.”

“Kebanyakan orang tak bisa tidur, mereka hanya tertidur, karena sepanjang siang dan malam hari mereka diberati oleh dunia.”

“Keceriaan dan kenyamanan hidup tidak terlalu bergantung pada hal-hal di luar manusia melainkan bergantung pada kekayaan batin di dalam diri manusia.”

“Kepandaian adalah kelicikan yang menyamar, Kebodohan adalah kebaikan yang bernasib buruk.”

“Manusia jangan menunggu hancur dulu baru insaf.”

“Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.”

“Orang boleh salah, agar dengan demikian ia berpeluang menemukan kebenaran dengan proses autentiknya sendiri.”

“Peraturan dan undang-undang tidak selalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan dengan prinsip keadilan.”

“Politik diciptakan dan dimanifestasikan berdasarkan filosofi dan tujuan untuk menyediakan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi manusia, tapi yang terjadi adalah sama sekali kebalikannya.”

“Secara filosofis, sesungguhnya tak ada “orang besar” dan tak ada “orang kecil” dalam takaran pemilikan ekonomi atau perbedaan status sosial budaya. Kecil dan besar hanya terjadi pada kualitas kepribadian.”

“Sejarah adalah deretan episode tentang siapa dalang siapa wayang, dan sejarah mencatat Ki Dalang menggenggam kaki tangan wayang-wayang untuk pada suatu hari dimasukkan dalam kotak.”

“Seseorang tidak akan memperjuangkan perubahan dari ketidakbenaran menjadi kebenaran ketika yang harus ia perlihara adalah kemapanannya dalam ketidakbenaran.”

“Sunnah Rasul yang paling mendasar adalah Akhlaknya bukan kostumnya. Orang yang disukai Tuhan adalah orang yang menyebut dirinya buruk, biso rumongso, nggak rumongso biso.”

“Surga itu gak penting, fokuskan dirimu hanya pada Tuhan.”

“Tidak apa-apa kalau ilmu agamamu masih pas-pasan, itu malah membuatmu menjadi rendah hati. Banyak orang yang sudah merasa tahu ilmu agama, malah menjadikannya tinggi hati.”

“Tuhan tidak tersakiti oleh pengingkaran Anda. Tetapi Tuhan sangat tersakiti jika Anda berpura-pura menyembahNya.”

“Yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun bukan dosa, yang penting adalah apakah seseorang berjuang atau tak berjuang.”

“Ringkas saja. Hidup ini tidak usah terlalu engkau rencanakan. Kalau hatimu isinya niat baik, niat baik, niat baik, insyaallah jadi.”

“Kemalasan adalah bentuk ketidakjujuran terhadap anugerah Tuhan atas potensialitas kerja hamba-Nya.”

“Tugas orang tua dan guru bukan membentuk karakter anak, tapi membantu menemukan karakter anak itu sendiri”

“Sehingga dengan menganggap dirimu buruk, kamu akan terdorong untuk melakukan kebaikan-kebaikan”

“Kami takut teror karena kami masih berhutang persaudaraan, keadilan, dan dialog kepada sesama manusia.”

Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.”

“Jangankan hanya dihina, diinjak, dan dicampakkan. Aku tak menjadi diriku saja tak masalah bagiku. Aku tak hidup di dunia ini pun juga bukan masalah. Masalah jika Tuhan sampai protes kepadaku.”

Kutipan kata mutiara cak nun tentang nasehat kehidupan