Kumpulan kata-kata bijak steve jobs yang menginspirasi

Monday, August 15th 2016. | Kata mutiara
DP bbm kata bijak steve jobs

DP bbm kata bijak steve jobs

Kata mutiara steve jobs – Siapa yang masih belum mengenal Steve Jobs ? Umumnya, setiap mendengar Produk Apple, pasti yang terbersit tentang Steve Jobs. Yaps, Steve Jobs merupakan pendiri (dengan Steve Wozniak) Apple Computer di tahun 1976. Yang sekarang terkenal dengan nama Apple. Perjalanan karir seorang Steve Jobs yang berkelok berbelit patut diacungi jempol dan mungkin bisa dijadikan contoh dalam membangun sebuah bisnis atau menciptakan produk dan lainnya. Meski hanya memulai di garasi rumah, kini Apple sudah mendunia, dan menjadi top of mind saat seseorang ingin memiliki komputer, smartphone hingga tablet canggih. Keberhasilan pengidap kanker Pangkreas tersebut tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan. Layaknya sebuah roda, perjalanan pria yang juga pemilik perusahaan animasi Pixar ini seringkali naik, dan sering pula turun. Buktinya, Steve pernah dikeluarkan dari perusahaan yang dibuatnya sendiri pada tahun 1985, hingga sempat menghindari anak dan ibu kandungnya; Lisa Brennan, dan Chrisann Brennan.

Meski begitu, sikapnya yang selalu berusaha keras, berpikir out of the box, dan tidak pernah menyerah, adalah panutan bagi seseorang yang ingin sukses. Meski terkenal tempramen, Steve Jobs sering memberikan wejangan, dan berbagi kunci keberhasilannya mengarungi persaingan dunia bisnis teknologi, serta pertarungannya melawan penyakit.

Kutipan kata bijak steve jobs

Apakah kamu ingin menghabiskan sisa hidupmu dengan menjual air bergula atau kamu ingin merubah dunia? [Ketika berbicara kepada pendiri Pepsi di tahun 1983, John Scully]
Tujuan Apple didirikan bukanlah untuk mendapatkan uang. Tujuan kami adalah mendesain dan membangun lalu memberikan barang-barang bagus ke masyarakat… Kami percaya dengan cara begitu, orang-orang akan menyukai kami, dan sebagai gantinya, kami akan mendapatkan uang. Tapi kami memahami betul mengenai tujuan-tujuan yang kami miliki. [Ketika ditanyai megenai tujuan utama Apple]
Kami pikir Mac akan laku keras, tapi kami tidak membangun Mac untuk orang lain. Kami membangun itu untuk diri kami sendiri. Kamilah sekelompok orang yang akan menilai apakah itu bagus atau tidak. Kami tidak melakukan market research. Kami hanya ingin membangun sesuatu yang terbaik yang kami bisa. [Playboy, 1985]
Kami telah bertaruh dengan visi yang kami miliki, dan kami lebih memilih melakukan hal tersebut dibandingkan membuat produk tiruan. Biarlah perusahaan lain melakukan hal itu. Bagi kami, yang penting adalah mimpi selanjutnya. [Ketika merilis Macintosh pada tahun 1984]
Alasan paling kuat bagi kebanyakan orang untuk membeli komputer di rumah adalah agar dapat berkomunikasi dengan jaringan nasional. Kami baru berada dalam tahap awal dari apa yang akan menjadi terobosan luar biasa bagi kebanyakan orang [Playboy, 1985]
Masalah satu-satunya yang dimiliki Microsoft adalah mereka tidak punya cita rasa. Mereka sama sekali tidak punya cita rasa. Dan saya tidak mengatakannya dengan maksud sesuatu yang kecil. Maksud saya adalah dalam hal yang besar, dimana mereka tidak memiliki ide original, dan mereka tidak memberikan banyak keindahan dalam produk mereka. [Triumph of the Nerds, 1996]
Itu adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya. Beratnya menjadi seseorang yang sukses digantikan dengan kemudahan untuk memulai segalanya lagi dari awal, segala hal menjadi tidak terlalu serius. Momen itu membebaskan saya untuk memasuki periode paling kreatif dalam kehidupan saya.Obat itu memang terasa pahit, tetapi saya pikir pasien memang memerlukannya. Suatu ketika hidup akan melemparkan batu bata ke kepalamu. Jangan kehilangan keyakinan. [Ketika dipecat dari Apple]
Kami membuat tombol di layar terlihat sangat bagus sampai kamu akan tergoda untuk menjilatnya [Dalam komentarnya mengenai Mac OS X, Fortune, 2000]
Saya adalah satu-satunya orang yang kehilangan seperempat milyar dollar dalam satu tahun…Hal itu sangat membangun kepribadian. [Apple Confidential 2.0, 2004]
Kamu tidak bisa menyambung titik-titik dari depan; kamu hanya bisa menyambungkan mereka jika melihat dari belakang. Jadi kamu harus percaya bahwa titik-titik itu suatu ketika akan tersambung ke masa depanmu. Kamu harus mempercayai akan sesuatu — Kebaikanmu, takdir, kehidupan, karma, apapun itu. Pendekatan seperti inilah yang tak pernah mambuat saya merasa jatuh, dan hal itulah yang membuat kehidupan saya berubah. [Stanford, 2005]
Jika kamu melakukan sesuatu dan ternyata hasilnya mengagumkan, maka kamu harus membuat sesuatu yang bagus lainnya, jangan terpesona terlalu lama. Pikir saja apa yang akan kamu lakukan berikutnya. [NBC Nightly News, 2006]
Perbaikan yang dibutuhkan Apple bukanlah pemotongan biaya. Perbaikan yang dibutuhkan Apple adalah sebuah Inovasi untuk menyingkirkan kami dari keadaan sulit ini [Apple Confidential 2.0, 2004]
Saya menghasilkan 50 sen untuk tampil di muka umum…Dan 50 sen lainnya saya dapat berdasarkan performa. [Ketika ditanya mengenai gajinya yang cuma 1 dollar per tahun]
Saya selalu mengatakan bahwa jika telah tiba hari dimana saya merasa sudah tidak bisa lagi melakukan tugas saya sebagi CEO dari Apple, Saya adalah orang pertama yang akan memberitahukan hal itu kepada anda. Sayangnya, hari itu telah tiba. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai CEO di Apple. [Ketika mengumumkan pengunduran dirinya dari Apple belum lama ini]
Menjadi orang paling kaya di dalam kuburan bukanlah hal yang penting bagi saya… Pergi tidur ketika malam sambil mengatakan kita telah melakukan sesuatu yang baik… itulah yang penting bagi saya. [The Wall Street Journal, 1993]
Being the richest man in the cemetery doesn’t matter to me. Going to bed at night saying we’ve done something wonderful, that’s what matters to me Uang dan kekayaan bukanlah segala-galanya bagi Steve Jobs. Hal ini terbukti dari kesederhanaan dirinya. Walaupun seharusnya dia menerima gaji Rp1 triliun dalam setahun, dia hanya meminta digaji US$1 per tahun. Lalu, meski didaulat sebagai orang terkaya di dunia ke-136 oleh Majalah Forbes, Steve tetap bersahaja dengan lebih senang memakai kaos turtleneck hitam, blue jeans dan sepatu olahraga. Rumahnya pun tidak seperti layaknya rumah seorang miliuner lainnya karena tidak diisi oleh banyak perabotan. Hal paling penting bagi Steve adalah; Apa saja yang sudah dia lakukan untuk kebaikan dirinya, keluarganya, dan terutama dunia.
And the most important, have the courage to follow your heart and intuition Menjadi seorang CEO ataupun pemimpin membutuhkan banyak nyali untuk memutuskan sesuatu, hingga menyusun plan-plan untuk membawa perusahaan terus berkembang di kemudian hari. Steve Jobs membuktikan dengan membangun Apple dari nol hingga menjadi perusahaan besar. Serta membeli perusahaan kecil Pixar yang pada akhirnya banyak menginspirasi dunia dengan film-film animasi 3D seperti Toy Story, dan Finding Nemo. Jadi, jika Anda mulai ragu dalam memutuskan sesuatu, kembalilah pada kata hati dan intusi!
Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life Tidak bergantung pada orang lain adalah prisip hidup Steve Jobs. Meski sudah divonis dengan penyakit kanker pankreas pada tahun 2008 silam, Steve tidak lantas beristirahat dan menghabiskan waktu untuk berobat ke dokter. Sebaliknya, Steve lebih memilih untuk terus bekerja dan berinovasi. Dia percaya bahwa semua manusia akhirnya akan mati. Maka dari itu, setiap detik kehidupannya yang tersisa digunakan semaksimal mungkin untuk berinovasi. Apalagi, kala itu (tahun 2008), ia masih punya mimpi untuk menciptakan mahakarya teknologi seperti iPod, dan iPad. At the end, dua gadget tersebut pun akhirnya berhasil rampung sebelum Steve meninggal dunia.
You can’t connect the dots looking forward; you can only connect them looking backwards Ajaran Zen mungkin menjadi salah satu inspirasi Steve Jobs dalam menjalani hidup. Ya! Bagi Steve, Apa yang Anda lakukan, itulah yang Anda terima! Karenanya, jika Anda berpikir untuk mencapai tujuan hidup dan menjalaninya, yang harus Anda lakukan adalah melihat menyambung titik dari apa yang sudah dilakukan sebelumnya. Belajarlah dari kesalahan, maka dari situ Anda akan menemukan jalan keluarnya.
Stay hungry, stay foolish Yang terakhir adalah moto yang selalu menjadi pegangan hidup dari seorang Steve Jobs. Moto yang ia temukan pada sebuah katalog Whole Earth pada sekitar tahun 80-an ini memiliki arti jangan terlalu mudah puas akan hal yang Anda lakukan, dan selalu belajar hal-hal baru.

Artikel di cari :