Kata ucapan happy anniversary pernikahan yang romantis

Saturday, August 27th 2016. | Ucapan
Kado anniversary pernikahan

Kado anniversary pernikahan

Ucapan selamat ulang tahun permikahan terbaik – Anniversary merupakan salah satu moment terpenting bagi semua orang yang merayakannya. Anniversary mempunyai arti hari jadi tidak bisa di gunakan dengan sembarangan pada momen yang berkaitan dengan hari jadi. Biasanya hari jadi di gunakan untuk pernikahan yang bersifat tahunan.

Ini disebabkan, hari pernikahan merupakan hari yang sakral dan terjadi sekali seumur hidup. Sehingga banyak orang yang mengingatnya karena termasuk hari yang bersejarah dalam kehidupan mereka. Suatu hubungan yang telah di capai bertahun tahun lamanya melawati suka maupun duka. Untuk itu tidak ada salahnya jika pada hari yang special ini cobalah untuk mengungkapkan kata-kata romantis anniversay pada pasangan anda agar menjadi kejutan yang special tidak harus mahal dan mewah. Seperti berikut :

Ucapan selamat hari jadi perkawinan suami istri

“Semoga di usia pernikahan yang semakin dewasa ini, cinta kasih kita juga semakin matang. Aku selalu sayang. Selamat hari ulang tahun pernikahan. Mari berbahagia!”

“Selamat hari ulang tahun perkawinan. Cinta yang tumbuh seiring menuanya tubuh, tidak akan berubah walau kesusahan pernah mebuat kita pilu”

“Tidak akan ada persaingan cinta disini, karena aku tahu cinta kita sama berat dan kuatnya. Selamat merayakan hari pernikahan kita”

“Aku rasa jatuh cinta padamu setiap hari bukan masalah. Buktinya saat ini, aku tidak ingin berhenti. Selamat hari ulang tahun pernikahan belahan jiwa”

“Di hari yang istimewa ini saya hanya ingin mengucapkan sesuatu pada istri saya, “Istriku, maafkan suamimu ini karena belum bisa menjadi suami yang baik buat kamu. Istriku, terima kasih banyak buatmu karena sudah mau menjadi pendampingku hingga akhir hayatmu. Istriku, terima kasih buatmu karena sudah memberiku anak yang lucu, sehat, dan cerdas. Istriku, maafkanlah aku, aku tak bisa jadi suami yang romantis seperti yang kamu inginkan, tapi aku tetap berusaha kok menjadi suami yang baik dari waktu ke waktu. Tak terasa ya, sudah delapan tahun kamu menemaniku di tengah banyak kedukaan ketimbang kesukaan. Namun kamu tetap setia menemaniku tanpa berkeluh kesah dan bersungut. Semuanya kamu pendam dalam hati. Air matamu yang pernah jatuh karena kata-kataku merupakan cambuk buatku. Tetaplah menjadi pendampingku hingga akhir hayatku. Istriku, selamat hari pernikahan kita, ya, mmmmmmmuach (a looooooong kiss)”.”
“Hari ini merupakan hari yang tak akan pernah aku lupakan. Di mana saat ini ikatan cinta kita dengan tulus telah terjalin. Semoga Allah memberikan keberkahan pada pernikahan kita wahai istriku, dan Allah menjadikan kita sebagai keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah.”Selamanya cinta kita akan abadi wahai istriku tercinta.”
“Ketika kita menyadari untuk memilih sebagai pasangan hidup dan belahan jiwa, maka disaat yang sama, cinta itu harus senantiasa ikut bersama setiap jejak langkah kaki, sambil menautkan jemari, lalu berjalan bergandengan. Bersama. Aku menjadi bagian dari dirimu, begitupun sebaliknya, Dirimu menjadi bagian tak terpisahkan dari diriku. Ikatan perasaan mutual yang ada dari hubungan kita tumbuh mekar bersama pengalaman menjalani hidup bersamamu.”

“Cinta mesti berada pada tataran esensi, bukan sekedar eksistensi, yang dipelihara dan dinikmati setiap detik proses melaluinya. Bahwa dalam perjalanan cinta kerap kali terjadi letupan-letupan yang mengejutkan, kita senantiasa berusaha untuk mampu melerai dan menanggulanginya. Karena kita menempatkan cinta itu tidak sebatas kenangan dan pikiran. Ia adalah bagian dari interaksi antara kita untuk menjaga harmoni. Membuat “bara” nya tetap menyala hangat dalam jagad hati kita masing-masing.”

“Aku teringat peristiwa serupa ketika kita pernah menggadaikan kedua cincin kawin yang kita miliki di masa awal pernikahan dan dengan lapang dada sembari saling pandang satu sama lain ditengah-tengah kepulan asap penggorengan sambal goreng ati, cinta itu mengalir deras dari kedua kelopak matamu seperti kamupun melihat kasih yang menggelora memancar dari mataku.”

“Setelah ….. tahun berlalu, kita kembali menapak tilas perjalanan cinta kita. Berkaca pada cermin diri dan berjanji bersama untuk tetap berkomitmen memeliharanya secara intens dan berkelanjutan. Aku bersyukur kepada Allah SWT menjalani kehdiupan pernikahan yang indah bersamamu dan juga kedua anak kita. Jalan panjang dan terjal terbentang dihadapan kita, istriku sayang. Tapi yakinlah, bersamaku, kita akan melewati semuanya dengan penuh keyakinan dan ketegaran. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menjaga kita dalam menempuh perjalanan itu.”

“Malam ini, usai kita menunaikan sholat isya berjamaah dalam suasana khusyuk dan tawadhu’, ada berjuta kebahagiaan merekah tak terhitung memenuhi dadaku. Hal ini terutama karena, malam ini, kita memperingati ….. tahun usia pernikahan kita, tanggal … bulan….tahun, Sebuah perayaan tahunan yang selalu sangat berkesan karena kita menikah sehari setelah ulang tahunku. Sungguh, ini sebuah “kado” paling istimewa sepanjang hidup.”

“Betapa cepat waktu berlalu. Kita telah melalui masa-masa suka dan duka bersama sebagai pasangan suami istri, yang saling melengkapi, saling menggenapi. Kita tersenyum bersama mengingat masa-masa awal kita bertemu pertama kali dulu serta perjalanan kehidupan pernikahan kita yang penuh dinamika. Indah, lucu, getir dan juga mengesankan.”

“Kamu tertawa pelan ketika aku menceritakan kembali bagaimana aku jatuh cinta secara spontan hanya dari bening suaramu , juga ketika aku mengisahkan “bela-belain” menjadi tukang ojek sepeda demi menemuimu, kegundahanku menjelang pernikahan, bagaimana perjuangan kita memperoleh anak yang sudah kita dambakan selama 3 tahun ,serta kisah ketika aku beraksi menjalankan strategi melampiaskan rasa ngidam-mu ketika hamil anak pertama kita, dan tentu tak lupa aksi-aksi lucu menggemaskan kedua buah cinta kita.”

“Pada saat yang sama, airmatamu mengalir ketika kuceritakan pengorbanan menggadaikan cincin kawin di masa awal pernikahan, atau ketika anak pertama kita mesti dirawat lama di rumah sakit karena dadanya tersiram air panas. Semuanya terangkum dalam rangkaian mozaik indah yang mewarnai seluruh perjalanan cinta kita.”

Artikel di cari :