Kata-kata bijak tentang hujan turun paling menginspirasi

Friday, October 28th 2016. | Kata mutiara

gambar-kata-bijak-tentang-hujanKata mutiara romantis tentang hujan – Hujan merupakan salah satu fenomena cuaca yang terjadi didunia yang menyebabkan turunnya air dari atas awan. Bagi setiap orang, hujan memiliki makna yang berbeda-beda. Bagi seseorang, hujan menandakan kesuburan dan kemakmuran, bagi orang lain hujan mengingatkan mereka akan peristiwa kelam yang pernah mereka alami, bagi dua orang sejoli hujan membawa suasana romantis yang menghangatkan hubungan asmara mereka, sedangkan bagi anak-anak hujan merupakan saat yang paling dinanti untuk bermain dan bersenang-senang.

Turunnya hujan juga merupakan saat yang tepat untuk mengupdate status di media sosial misal status bbm, facebook maupun twitter. Dalamm kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa kutipan kata bijak tema hujan turun, yang kami ambil dari beberapa situs diinternet semoga bisa anda jadikan referensi ataupun inspirasi. Selengkapnya :

Kumpulan kata bijak disaat hujan turun terbaru

Sebaik apa perpisahan, hujan pasti kan datang, entah saat rindu atau mengenang.

Aku ingin berjalan di derasnya hujan agar tak ada satu orang pun yang tahu kalau aku sedang menangis saat ini

Hujan ini mengingatkan kenangan kita berdua dimana saat itu kita berdua bermain hujan-hujanan bersama

Di dada langit, degup bintang tak lagi berkedip. Awan gelap menutup cahaya bulan, saat gerimis menjadi hujan.

aku sangat menyukai hujan, karna aku punya banyak kenangan saat hari hujan

Saat ini aku hanya ingin terjaga. Mendengar dengkur lembut yang mengatasi gemerisik hujan di luar sana. Tidurlah. Kularung sepimu malam ini.

saat hujan membasahi jantung bumi,brsama anginlah berbisik cintamu. Hingga snyumku merekah.

Hujan itu dingin.Dinginnya sama seperti kau melihatku saat kau dalam peluknya.

Ada saat-saat aku menikmati kesepian. Saat aku mengkhidmati hujan, saat berdatangan sekumpulan kenangan

Perempuan itu ibarat pakaian buat lelaki . menghangatkan ketika hujan , menyakitkan saat kemarau

di bawah rintik hujan aku menunggu sosok hadir mu. dan mengingat canda tawa mu saat kita saling membutuhkan

Semalam, saat semua mata terpejam: hujan turun diam-diam agar tak seorang pun bertanya alasan mengapa ia berjatuhan.

Hujan selalu mengingatkanku, saat kubelai rambutmu yang basah itu, dan kamu.. menamparku karna kita gak saling kenal

Kita adalah hujan, yang meneteskan air saat mengingat kenangan.

Ada catatan yang tertinggal di rintik hujan yaitu sebuah kenangan tentang perjalanan kita saat saling berpelukan.

Kopi ini terlalu sunyi, untuk kuseruput sendiri, lalu kuajak dinding bersimponi, ketika rinai hujan menjadi melodi

Cinta itu menghangatkan di kala dingin. Menyejukkan di saat panas. Memberikan perlindungan ketika hujan.

Hujan ialah perantara, membuat kita yg jarak jadi kita yg dekat, ketika diriku yg langit rebah di dadamu yg bumi

Ketika hujan turun, aku merasa kamu ada disampingku, dan tidak akan meninggalkannku. Aku merindukanmu, aku mencintaimu

Rinduku adalah air yang menggumpal di langit. Ketika hujan, di rumahnya engkau berteduh.

Ketika kamu mencintainya dan kamu hanya mendapat hujan, cintailah aku sebagai pelangimu

Ku simpan senja dalam berkas, tak ada yang membekas, ketika hujan menyapa jingga dalam bias.

Ketika itu, punggungku ialah hujan yang melukis perpisahan. Mengharuskan kepergian yang tak pernah hati ikhlaskan

Rintik hujan menderas badai, itulah jumlah rinduku, ketika sapaku terbalas senyummu, indah

Ketika orang yang kamu sayang menyakitimu ikhlaskanlah percaya dg janji Allah bahwa sehabis hujan selalu ada pelangi

Bagaimana melarang Hujan ketika ada awan ?, Dan Bagaimana Melarang Aku jatuh Cinta ketika ada kamu

Menangisimu adalah hal yang tak mampu kuhentikan; ketika dalam diam aku menemukanmu sebagai awan pembawa hujan kala malam.

Hujan dari langit membasahi hidupku, ketika kehilanganmu. Hujan dari mataku membasahi sajakku, ketika menuliskanmu.

Tadi ketika hujan turun aku termenung sepi. Dan saat itu juga entah kenapa ku langsung merindukan kehadiran kamu

Setiap kali hujan turun selalu membuatku teringat akan kehangatan cintamu yg kau beri ketika kita masih bersama dahulu

Rintikan hujan dan gemuruh tak lagi ku perdulikan ketika ku tau aku jatuh cinta padamu.

Janganlah berputus asa menghadapi kesusahan, karena rintik hujan yg jernih juga berasal daripada awan yg gelap

dua hal yang tak mampu kutahan; langkahmu dan rintik hujan di mataku.

Andai kamu disini, menemaniku dalam rintik hujan seperti saat itu.

Kamu bagaikan hujan dan aku hanyalah bumi yang gersang. Kamu sirami aku dengan rintik-rintik kebahagiaan.

di bawah rintik hujan aku menunggu sosok hadir mu. dan mengingat canda tawa mu saat kita saling membutuhkan

saya sedang rindu dengan senyuman hatimu, yang lebih deras dari rintik hujan.

Ada catatan yang tertinggal di rintik hujan yaitu sebuah kenangan tentang perjalanan kita saat saling berpelukan.

Saat rintik hujan memalsukan air mata, inilah malam yang tepat untuk merayakan luka.

Senang bisa mencintaimu seperti ini, sewajarnya pelangi di antara rintik hujan menari.

Tirulah rintik hujan yang turun membasahi bumi dan menjadikannya air demi memberi kehidupan, hiduplah dengan banyak manfaat

Ada yang tertinggal di sela rintik hujan. Ceritaku bersamamu, yang kini telah menjadi kenangan

Selalu ada kisah di balik rintik hujan yang terlanjur jatuh. Entah itu kecupmu, entah itu lukaku yang membiru.

Aku tak benci hujan..Tapi semua itu terkadang membuat kenangan. Seolah datangnya hujan membuka kembali lembar-lembar kisah cinta

Masih ingatkah kamu waktu kita bermain hujan berdua, Seandainya iya. masih adakah inginmu untuk melakukannya lagi

jiwanya sendu setiap hujan turun ,mukanya pucat saat mendngar hari ini hujan badai ,tangisnya jatuh bersama air hujan

Mendekap dingin dikesepian tak bertepi. Hujan senja tenggelamkan segala mimpi. Samar2 bayangmu kian berlalu tak kembali

Hujan, nama dan kehilangan yang dalam. Seakan rindu itu komedi putar, dia berputar terlalu cepat. Kehilangan itu begitu singkat

Dan hujan selalu memaksa peradaban berhenti sejenak. Menikmati luka-luka lama yang tertanak

Pada hujan, pada setiap bulir rintiknya, kusematkan anak-anak rindu. Mengalir, mengalirlah yang deras menuju muara rasa; kamu

Ada yang menggenang dihalaman sehabis hujan, biasnya mengingatkan akan sesuatu, ia serupa airmata saat perpisahan ada

Aku merasa kesepian di tengah keramain, di iringi rintik hujan..hanya butuh dekap kehangatan dan sedikit perhatian

Saat hujan, mata bertautan.. Tak sepatah katapun terucapkan.. Hujan, tolong tanyakan apakah yg ia rasakan?

Bersama hujan ia bisa menangis sekeras-kerasnya, untuk mengadu, saling menumpahkan air mata dan merasakan setiap kegetiran.

Sesungguhnya, ia senantiasa berharap hujan kan selalu datang, kerna hanya hujan yang mau memahami setiap tetes air matanya.

melihat sikecil bermain air yang menetes lalu mengalir dunia, apa kabar di hilir? yang selalu menjadi akhir. dari sebuah takdir

Bila hujan adalah pelukmu. Mataku tak lagi telaga, pipiku bukan muara. Namun bibirku ialah daratan bagi gemuruh di dada.

Tepat saat hujan deras, semua kenangan dan luka berhamburan di teras.

Baiklah hujan, aku terima cintamu, tolong jangan menangis lagi, esok kita berjumpa tapi tak seperti ini.

Kata penyair, hujan selalu identik dengen kesedihan. Tapi bagi kau bunga, sedang aku ingin jadi hujan yang menyirami.

Untuk apa berteduh dkala hujan, tiap tetesnya adalah candu rinduku untukmu

Hitunglah ada berapa banyak rintik hujan yang jatuh,maka sebanyak itu pula rinduku yang sampai padamu

Hujani aku hingga basah ada, lekat jadi satu nyata, itulah cinta seharusnya, menyatu tanpa pisah ada

dan, ah kau memanggilku dalam basah hujan dan aku tak cukup rindu untuk kembali dalam teduhmu

Selalu bermimpi bersama mu dan ditemani secangkir kopi sambil menikmati rintikmu yang menawan hati

Merenungkan hadirmu disini, tetes rinai hujan jadi teman diri, rindu jadi sedingin hati, jarak yang terpisah jadi saksi

cintamu tak lebih dari hujan jatuh yang tak jadi. bukannya membasahi, malah menggantung di atas bumi.

Berharap ada pelangi ketika awan menyapa, meski terkadang dsertai hujan

Yang basah selain hujan itu tangis, sedih rindu yang menyelimuti, dua hati jadi jauh karena beda, itu kita katanya

Tanah merindukan belaian sang awan. Menyebar cinta ke seluruh penjuru bumi.

Di rimbun dedaunan, setetes hujan semalam bersembunyi, lalu mengalir, ke mata air dimana kamu jadi muara

gerimis hujan bagaikan tirai antara resah dan rindu, kutitipkan salam kepada kicauan yang berteduh

Membersamaimu ketika hujan adlh anganku disore hari. Bagiku, kamu adlh hujan yg menentramkan dan datang disaat yang kuharapkan.

Ini benar menyisir, sela-sela kenangan dijatuhi hujan; namamu terbasahi lagi dikepalaku

Hujan dan mentari perhiasan langit, kamu berada di antaranya. Menjelma pelangi, berwarna-warni. Aku melukismu dari kejauhan.

Aku ingin bersama mu menikmati hujan dan di temani secangkir kopi. Dan saat itu adakah saat dimana kau telah jadi makmumku

Pada luka yang ia lupakan, ada kenangan yang ia terlantarkan. Dan itulah yang membuat hujan kali ini terasa begitu memilukan.

Artikel di cari :